Senin, 19 Agustus 2013

Backup

"Hard disk komputer Anda rusak. Anda punya backup datanya?"
Pertanyaan diatas beberapa kali saya tanyakan pada klien saya, dan sering dijawab dengan pandangan kosong dan mulut ternganga. Tidak, mereka tidak punya backup. Dan seluruh data dalam komputer mereka hilang lenyap tanpa bekas. Untuk selamanya.

Apa itu backup?
Backup adalah membuat salinan dari file-file penting Anda. Ini perlu dilakukan untuk menjamin "kelangsungan hidup" data Anda, semacam "asuransi" seandainya sampai terjadi kerusakan media penyimpan data. Jadi satu file yang sama minimal ada di dua media yang berbeda. Bukan backup namanya jika setelah dicopy, file asli dihapus agar harddisk tidak penuh.
Seringkali backup terkendala oleh biaya, ketidak-tahuan pengguna, atau terbengkalai setelah sekian lamatidak ada masalah apapun.
Dewasa ini backup sebetulnya juga harus dilakukan untuk data pada ponsel Anda, namun kali ini saya hanya akan membahas backup data pada komputer.

Untuk apa repot-repot membuat backup? Bukankan komputer saya cukup handal dan ada garansinya?
Seiring perkembangan teknologi, kapasitas media penyimpan terus berlipat ganda sementara ukuran fisiknya tak terlalu banyak berubah. Ini berarti kepadatan data semakin bertambah. Kepadatan data yang semakin tinggi membuat media relatif lebih rentan dengan kerusakan. Meski vendor/pabrik pembuatnya terus berusaha semaksimal mungkin mencegahnya, kerusakan media penyimpan seperti hard disk atau flash disk seringkali terjadi tanpa pertanda yang berarti.
Garansi media penyimpan biasanya hanya mencakup perangkat itu sendiri, dan tidak termasuk mengganti data didalamnya. Padahal dewasa ini dengan semakin tingginya penggunaan komputer dalam kehidupan sehari-hari, tak hanya data pekerjaan, kini juga semakin banyak data pribadi yang tak tergantikan, seperti foto digital saat liburan keluarga tahun lalu, video langkah pertama anak Anda,  bukti transfer internet-banking, atau naskah novel yang telah Anda tulis tiga tahun terakhir ini.
Memang backup membutuhkan biaya dan usaha yang terus-menerus, namun serepot apapun dan semahal apapun biaya backup, masih lebih murah ketimbang harus membayar sampai puluhan juta untuk jasa recovery data, atau lebih buruk lagi, kehilangan seluruh data penting saat komputer rusak.
Tentu saja jika Anda menilai kerepotan proses backup tidak sebanding dengan nilai data komputer, abaikan saja. Tak perlu repot membackup game yang bisa dengan mudah di-download ulang dan surat lamaran kerja yang sudah ditolak dua tahun lalu.

Penyebab data hilang
  • kerusakan media penyimpan
  • virus
  • pengrusakan data oleh pihak-pihak tak bertanggung-jawab
  • kerusakan Volume atau Directory dari File System
  • kerusakan data saat transfer
  • induksi petir / fluktuasi tegangan PLN
  • pencurian
  • bencana alam (banjir,gempa,kebakaran,dll)
  • kesalahan pengguna (tidak sengaja menghapus)
  • dll.

Pilihan media backup
  • Flashdisk, memory card, dll: Harga media flash disk yang terus turun sementara kapasitasnya terus bertambah dengan ukuran fisik yang kecil, membuat media ini menjadi pilihan yang menarik untuk backup.
  • External hard disk: Meski fisiknya lebih besar dibanding flashdisk dan rentan dengan goncangan, media hard disk eksternal memiliki keunggulan dalam kapasitasnya yang sangat besar, sehingga harga per kapasitasnya menjadi sangat-sangat murah.
  • Optical disc (CD/DVD): Harganya yang murah membuat optical disk menjadi media backup paling populer. Kelemahannya adalah sekali ditulis, data didalam optical disk tidak dapat diubah lagi. Penyimpanannya juga sering menjadi problem tersendiri karena optical disk tidak boleh tergores atau melengkung.
  • Online backup: Saat ini banyak pihak yang menyediakan "media" backup di internet, dimana Anda dapat menyimpan data Anda pada server mereka. Harganya beragam, dari gratis hingga ratusan dolar per tahun. Kelemahan media ini adalah Anda perlu koneksi internet yang dapat diandalkan. Privacy juga sering menjadi kendala. Keunggulannya adalah online backup termasuk off-site backup, yaitu berada dilokasi yang terpisah. Salah satu contoh dari online backup adalah Dropbox.
  • Fault-tolerant media (RAID array): Yang disebut fault-tolerant media adalah dua media (biasanya harddisk) atau lebih yang dipasang sedemikian sehingga media-media itu merupakan "mirror" atau cerminan satu sama lain. Dengan kata lain satu file yang sama disimpan dalam dua media. Jika satu media mengalami read error, maka secara otomatis data diambil dari media cerminannya dan data yang rusak langsung diganti, tanpa campur tangan pengguna. Metode ini membutuhkan beberapa media untuk menyimpan satu data yang sama, sehingga cukup mahal dan biasanya hanya dipakai di komputer server saja.

Kapan melakukan backup?
Jawaban paling tepat untuk pertanyaan diatas adalah: sesering yang masih dimungkinkan. Atau setidaknya setiap kali sesudah mengubah/menyimpan data penting. Jika data penting Anda diubah/bertambah setiap hari, maka biasakan untuk membuat backup setiap hari.

Cara backup
Ada banyak cara backup, tapi agar tidak membuat pusing, buatlah agar proses backup terlaksana dengan hanya satu-dua kali klik. Toh kebanyakan file/folder yang harus dibackup adalah sama dari hari ke hari.
Untuk itu Anda dapat menggunakan program seperti SyncBack, dimana Anda dapat mengatur folder mana dibackup ke mana.

Jika Anda menganggap data Anda cukup penting, pertimbangkan untuk melakukan off-site backup (lihat "Metode backup 3-2-1" dibawah), dimana hasil backup disimpan ditempat yang terpisah dengan komputer dengan data asli. 

Data Validation
Data Validation adalah proses membandingkan file asli dengan hasil backup. Sekedar melihat nama file muncul di File Explorer bukan berarti sudah aman. Proses backup kadang menghasilkan file yang tampaknya baik namun ternyata rusak didalamnya. Data validation akan membandingkan file asli dan salinannya bit demi bit, menjamin keduanya sama persis.
Recovery test
Setelah melakukan backup, maka langkah berikutnya adalah memastikan bahwa hasil backup itu dapat dengan mudah dibaca dan dikembalikan ketempat asalnya alias recovery. Recovery adalah kebalikan dari backup, yaitu menyalin hasil backup ke komputer utama, biasanya dilakukan jika data asli rusak.
Tak ada gunanya backup sesering atau sebanyak apapun jika ternyata tidak dapat melakukan recovery. 

Tentu saja langkah ini menambah panjang daftar pekerjaan, sehingga terkadang diabaikan. Namun langkah ini bagaikan memastikan pintu tak dapat dibuka lagi setelah mengunci pintu, siapa tahu ternyata kusen pintu sudah renggang atau kunci sudah rusak.

Metode backup 3-2-1
Peter Krogh di dp Bestflow mempunyai metode backup yang sangat menarik: 3-2-1 backup.
Yang dimaksud adalah 3 copy dari satu file yang sama, minimal 2 media yang berbeda, dan salah 1 copy merupakan off-site backup.
  • Tiga copy diperlukan seandainya saja ternyata backup pertama ternyata rusak dan baru diketahuisetelah data asli rusak. Jika salah satu copy dihapus, maka harus dibuat satu lagi copy penggantinya.Ini juga berguna untuk mengatasi kemungkinan kalau-kalau adanya gangguan listrik atau sistem saat melakukan backup sehingga baik media asli maupun media backup pertama rusak semua.
  • Dua media berbeda diperlukan untuk mencegah kemungkinan jika ternyata alat pembaca media (card reader atau CD drive) rusak saat membuat backup sehingga seluruh backup yang dibuat juga rusak. Jika Anda telah menggunakan dua media yang berbeda, setidaknya backup kedua masih utuh.
  • Off-site backup adalah backup yang berada di lokasi/gedung yang berbeda dari media penyimpan utama. Ini mencegah kemungkinan pencurian dan bencana alam yang mungkin saja menghilangkan/merusak komputer utama dan semua media disekitarnya. Off-site backup dapat dilakukan dengan mengirim CD backup ke rumah saudara, atau menggunakan jasa online backup seperti Dropbox.

 Bagaimana dengan Anda? Apa strategi backup data digital Anda?

Apa beda virus, trojan dan worm?



Beberapa kali saya ditanya teman atau klien, yang mendengar istilah spyware, virus dan trojan tapi tak tahu bedanya. Kali ini saya ingin menjelaskan secara sederhana apa itu malware, spyware, virus, trojan dan worm.



Malware
Malware adalah singkatan malicious software, alias software "jahat". Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut semua software yang dibuat dengan tujuan tidak baik, dan meliputi spyware, scareware, virus, trojan, worm, dll.

Spyware
Spyware adalah malware yang diam-diam mencuri data Anda lalu mengirimkannya ke sang pembuat. Data yang dicuri dapat berupa rekaman setiap pencetan keyboard (keylogging), alamat website yang Anda kunjungi di internet, dll. Beberapa spyware dapat mencari data penting seperti password dan nomor kartu kredit dalam harddisk Anda. Ada juga spyware yang menginstall toolbar atau mengganti homepage dari browser tanpa sepengetahuan Anda.
Karena spyware bertujuan mencuri data, agar tidak ketahuan biasanya ia tidak terlalu mengganggu kinerja komputer. Namun yang menjadi masalah adalah tidak setiap program antivirus juga membasmi spyware, akibatnya terkadang ada puluhan spyware dalam satu komputer yang kemudian membuat kinerja komputer itu menjadi sangat lambat.
Namun ada juga spyware yang tidak mencuri data, melainkan hanya memunculkan jendela pop-up berisi iklan setiap jangka waktu tertentu. Spyware jenis ini meski tidak "merusak" tapi tetap mengganggu.
Untuk perlindungan terhadap spyware, pastikan antivirus Anda juga dapat mengatasi spyware. Atau install program anti-spyware terpisah seperti Sypbot S&D.

Scareware
Ini adalah malware yang termasuk baru, dimana user ditipu untuk menginstall sebuah program, biasanya dengan ditakut-takuti bahwa komputernya telah tertular virus lalu dianjurkan menginstall "antivirus" gratis, padahal "antivirus" itu sebenarnya adalah malware. Selanjutnya "antivirus" itu akan men-scan komputer lalu menemukan ratusan "virus" yang hanya dapat dibersihkan jika Anda membeli program "antivirus" itu.
Yang membuat saya geleng-geleng adalah ada scareware yang tidak puas dengan menipu pengguna agar membeli programnya, tapi "antivirus" itu juga mencuri data nomor kartu kredit, alamat email + password, dan entah apa lagi. Dengan data curian itu si pembuat scareware bebas melakukan transaksi kartu kredit yang lalu tagihannya dibebankan pada si pemilik.
Saya pernah punya pengalaman menarik dengan scareware.
Scareware sebetulnya mudah diatasi, asalkan kita tidak mudah panik saat ada pemberitahuan bahwa komputer tertular virus. Gunakan antivirus yang terpercaya saja dan abaikan yang lain.

Virus
Program yang mampu menggandakan diri disebut sebagai virus, karena penularannya mirip dengan virus dalam dunia nyata.
Dewasa ini virus lebih banyak digunakan untuk membajak atau mengambil alih kendali komputer ketimbang merusak data. Ini disebabkan motivasi finansial yang lebih menarik. Dengan mengambil alih kendali, komputer yang tertular virus melalui internet akan menjadi bagian dari botnet (robot network) yang terdiri dari ribuan bahkan puluhan ribu komputer yang mengabaikan perintah pemiliknya sendiri dan lebih menuruti perintah si pembuat virus, apapun perintahnya. Biasanya botnet digunakan untuk menyerang server tertentu dengan DDoS (Distributed Denial of Service), menyebarkan email sampah/spam, dan sebagainya.
Agar terbebas dari virus, pastikan ada program anti-virus yang rutin di-update dalam komputer Anda. Meng-update sistem (Windows) dan program-program lainnya juga merupakan tindakan yang bijaksana. Dan karena kini USB flashdisk merupakan media penularan yang cukup "meresahkan", pastikan flashdisk yang akan dihubungkan ke komputer Anda sudah bebas virus.

Trojan
Istilah Trojan berasal dari kuda Troya pada legenda Yunani. Saat bangsa Yunani yang dipimpin Agamemnon menyerang kota Troya, mereka tertahan benteng Troya yang tangguh, sehingga perang berlangsung hingga bertahun-tahun. Kemudian Odysseus, salah satu pemimpin Yunani, mendapat ide untuk membuat kuda kayu besar yang berisi beberapa prajurit lalu ditinggalkan didepan pintu kota. Mengira penyerangnya sudah mundur dan memberi hadiah sebagai tanda mengaku kalah, pemimpin Troya membawa kuda kayu itu masuk kota lalu berpesta-pora. Saat malam tiba, prajurit dalam kuda kayu itu keluar dan membuka pintu kota, memberi jalan pada bala tentara Yunani yang akhirnya mengalahkan pertahanan kota Troya. Silakan tonton film "Troy" untuk kisah selengkapnya.
Trojan adalah sejenis virus yang bersembunyi dalam sebuah program lain yang menarik. Begitu program menarik itu Anda install, virus itu lalu "keluar" dan menginfeksi komputer Anda. Biasanya virus trojan sangat kecil dan hanya bekerja dengan membuka "pintu belakang" pada komputer dan mengundang "bala-tentara" yang lebih besar masuk ke komputer Anda. Persis seperti legenda kuda Troya.
Perlindungan terhadap Trojan kurang lebih sama dengan virus, ditambah dengan jangan sembarangan menginstall program yang tidak jelas asal-usulnya.

Worm
Memang istilah worm dan virus sedikit rancu dan tumpang-tindih, namun kita dapat mengkategorikan worm sebagai virus yang mampu memperbanyak diri tanpa interaksi dari pengguna komputer. Sekedar menyalakan komputer lalu menghubungkannya ke network dimana ada komputer lain yang sudah tertular worm akan dapat membuat komputer kita turut tertular.
Karena sebagian besar worm menggunakan network (LAN, Wifi, internet) sebagai media penularan, pastikanfirewall pada komputer Anda sudah on. Pastikan juga antivirus selalu ter-update.

Hemat batere laptop

Masih dekat dengan artikel sebelum ini tentang batere laptop, disini saya ingin berbagi cara agar batere laptop dapat bertahan lebih lama saat digunakan sebelum habis dan harus diisi ulang. Anda tentu ingin dapat terus bekerja selama mungkin dalam perjalanan tanpa perlu mencari-cari colokan listrik, bukan?



1. Pilih power setting yang tepat
Semua OS modern (Windows XP, Windows Vista, Mac OS, Linux, dsb) dan beberapa merk laptop mempunyai fasilitas pengaturan daya otomatis. Pilihlah setting "Maximum Battery Life" atau semacamnya. Konsekuensinya tentu beberapa performa komputer dikurangi.

2. Display LCD
Di balik layar LCD selalu ada sebuah lampu yang berfungsi memberi cahaya agar tampilan dapat terlihat. Lampu yang disebut Backlight ini selalu menyala meskipun layar hanya menampilkan warna hitam saja. Ini merupakan pemakan daya terbesar setelah CPU / processor. Redupkan layar hingga tingkat yang masih nyaman untuk dilihat. Jika Anda hendak meninggalkan laptop sejenak, tak ada salahnya mematikan lampu backlight.

3. Optical Drive.
Untuk membaca atau menulis CD / DVD, piringan CD harus diputar hingga kecepatan tertentu. Ini memerlukan daya listrik yang cukup besar, sehingga akan cepat menghabiskan daya batere. Jika Anda ingin menggunakan CD saat bepergian, masukkan isinya ke harddisk. Gunakan program virtual drive (Daemon Tools, Alcohol 120%, MagicDisc, dsb) jika diperlukan. Konsumsi daya harddisk jauh lebih kecil daripada optical drive.
Untuk laptop yang sudah dilengkapi Blue-Ray drive, sedapat mungkin hindarkan penggunaan Blue-Ray karena alat ini terkenal "haus" daya, jauh lebih boros dibanding jenis optical drive lainnya karena menggunakan high-intensity laser dan proses decoding yang cukup berat.

4. External device dan wireless.
Cabut semua external device (PCMCIA card, ext. mouse, iPod, flashdisk, dsb) karena semua device itu memerlukan daya dan turut menghabiskan batere.
Matikan juga WiFi (WLAN) dan Bluetooth baik external maupun internal, karena meski tidak terkoneksi dengan jaringan atau device lain, Wifi dan Bluetooth selalu mencari jaringan atau device didekatnya dengan memancarkan sinyal radio.

5. USB 1.1
Kecuali Anda memerlukannya, matikan USB versi 1.1 karena ia akan terus-menerus melakukan bus polling meskipun tidak ada device apapun yang terkoneksi dengannya.
Untuk pengguna Linux: rmmod uhci_hcd
Konsekuensinya kadang ada internal Bluetooth dan finger-print reader yang masih menggunakan USB 1.1 sehingga tidak dapat berfungsi.

6. Kurangi beban pekerjaan komputer
Semua tugas yang Anda bebankan ke komputer akan memerlukan daya untuk mengerjakannya. Jika komputer diberi pekerjaan lebih, ia juga akan memerlukan daya lebih, yang sebagian akan diubah menjadi panas. Untuk membuang panas, kipas pendingin akan bekerja. Kipas juga digerakkan oleh daya batere. Dua kali boros.
Pekerjaan "pasif" seperti membaca email atau mengetik jauh lebih ringan ketimbang menonton DVD atau game.
Hindarkan menggunakan program yang menggunakan grafik yang berat (game 3D, fitur Aero Glass pada Windows Vista, dsb) dan jika mungkin, kurangi resolusi layar.
Multitasking (beberapa file atau program dalam keadaan terbuka dalam waktu yang sama) yang berlebihan juga akan membebani komputer.

7. Background process
Matikan atau setidaknya kurangi proses yang berjalan "dibelakang layar". Anti-virus yang mencari update terbaru atau scan otomatis, Sidebar pada Windows Vista, Scheduled Task, dsb akan membuat komputer bekerja lebih keras dari biasanya, dan otomatis menggunakan daya ekstra. Belum lagi jika processor harus bekerja (meski ringan) tiap beberapa detik, ia tidak dapat masuk ke mode yang hemat energi.
Matikan atau perpanjang jangka waktu autosave (seperti dalam Word atau Excel) karena menyimpan file setiap dua-tiga menit akan memerlukan daya cukup banyak.

8. Jika ada dana, tambahkan memory (RAM)
Jika OS bekerja dalam komputer yang hanya memiliki sedikit memori, ia akan menggunakan harddisk sebagai media penyimpan sementara. Fitur ini disebut virtual memory atau swap file. Karena harddisk menggunakan daya lebih besar daripada keping memori, ini akan menghabiskan daya batere lebih cepat. Ini akan lebih signifikan jika Anda menjalankan program yang banyak memerlukan memori.

9. Jika memungkinkan, pilih laptop yang efisien.
Processor yang berlabel "M" atau "Mobile" berarti telah dirancang agar hanya mengkonsumsi daya lebih hemat dibanding processor biasa (yang sebetulnya dirancang untuk komputer desktop yang tidak menggunakan batere).
Laptop baru juga biasanya selalu diproduksi dengan graphic card, batere dan komponen lain yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Baru-baru ini HP mengeluarkan laptop yang diklaim mampu bertahan 24 jam tanpa isi ulang.

Ada aplikasi yang menarik di http://www.batteryinfo.de.vu berupa program yang bukan saja memonitor kondisi batere, tapi juga mengukur besarnya daya yang sedang diambil dari batere (dalam satuan Watt). Saya tidak tahu seberapa akurat pengukuran kebutuhan daya itu, tetapi program ini dapat digunakan sebagai patokan dalam mengurangi penggunaan daya komputer.
Bagaimana cara Anda?

Windows 32 bit ? 64 bit?

Mungkin Anda pernah ditanya, "Windows Anda 32 bit atau 64 bit?" Dulu saya juga bingung menjawabnya.

Yang dimaksud dengan sekian bit untuk Operating Sytem seperti Windows, Linux, Mac OS, dsb. adalah bahwa OS tersebut dirancang untuk berjalan pada chip prosesor dengan lebar atau jumlah register address yang sama.
Jadi Windows atau Linux 32 bit diperuntukkan bagi prosesor 32 bit juga, dan Windows 64 bit untuk prosesor 64 bit.

Meskipun OS 32 bit dapat berjalan baik pada prosesor 64 bit, namun berarti sia-sia saja membeli prosesor mahal itu karena separuh kemampuannya tidak dimanfaatkan.

Jadi prosesor berapa bit yang saya punya?
Biasanya pada spesifikasi komputer atau laptop, pihak vendor atau pabrik akan dengan bangga menuliskan "64 bit" pada keterangan prosesor jika komputer tsb. menggunakan prosesor 64 bit. Jika tidak, kemungkinan besar prosesor Anda adalah 32 bit.

OS berapa bit yang saya punya?
Untuk Windows, silakan klik Control Panel >> System. Akan tampil tipe Windows yang sedang Anda jalankan.

Apa bedanya OS 32 bit dan 64 bit?
Perbedaan yang paling signifikan adalah OS 64 bit mampu menangani memori / RAM hingga 192 GB (Windows 64 Home Edition dibatasi 16GB dengan alasan lisensi), sementara OS 32 bit hanya mampu menangani maksimal 4GB RAM. Beberapa chip modern memiliki teknologi PAE (Physical Address Extension) yang memungkinkan OS 32 bit menangani hingga 64GB RAM, namun memerlukan aplikasi yang mendukung teknologi itu, yang jarang dimiliki aplikasi biasa.
Selain itu, OS 32 bit akan kesulitan menangani file yang berukuran diatas 4GB, padahal perkembangan multimedia terkadang membuat kita berurusan dengan file sebesar gajah bengkak. Menangani file seperti ini akan membuat sistem sering memanfaatkan virtual memory / swap memory sehingga memperlambat kerja dan membuat harddisk bekerja keras.
OS 64 bit juga memiliki beberapa keunggulan lain seperti perhitungan numerik, enkripsi, dll akan dapat memanfaatkan lebar jalur 64 bit sehingga prosesnya menjadi lebih cepat. Perhitungan floating-point juga dapat lebih presisi sehingga creep-error menjadi lebih kecil.

Jadi, lebih baik beli OS 64 bit?
Sebelum terburu-buru lari ketoko dan membeli OS 64 bit, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
-> OS 64 bit hanya dapat berjalan pada prosesor 64 bit yang biasanya lebih mahal.
-> Kemampuan 64 bit hanya dapat dimanfaatkan oleh aplikasi / program yang mendukung 64 bit. Jika tidak, aplikasi tersebut tetap berjalan dalam 32 bit dengan menggunakan emulator.
-> Beberapa device-driver (terutama untuk Windows) tidak dapat berjalan dalam OS 64 bit. Karena berjalan diantara OS dan hardware, device-driver tidak dapat memanfaatkan emulator 32 bit. Anda harus memastikan driver untuk hardware Anda compatible dengan OS 64 bit terlebih dahulu atau mencari driver 64 bit yang cocok.

Jika semua hal tersebut sudah dapat dipenuhi, silakan nikmati lancarnya 64 bit pada komputer Anda.

KB, MB, GB, Kbps, Mbps, MHz, GHz,... %-(

...

Processor Intel Core 2 Duo 2,2 GHz FSB 1033MHz
Ram 2GB DDR2
Harddisk 250GB
Modem 56Kbps
...

Apakah Anda sering membaca berbagai angka dan huruf "ajaib" itu setiap kali hendak membeli komputer? Para salesman komputer selalu menonjolkan angka dan satuan tersebut sebagai kelebihan produk mereka, padahal seringkali orang awam dibingungkan oleh berbagai istilah komputer. Salah satunya adalah satuan bit, byte dan Hertz. Berikut penjelasan singkatnya.



Bit (b) adalah satuan bilangan biner, hanya bisa berisi angka 1 (satu) atau 0 (nol), tidak ada lainnya. Jadi "1001" adalah bilangan 4 bit, "10100010" adalah bilangan 8 bit.
Byte (B) adalah satuan sebuah karakter, bisa berupa angka, huruf atau simbol lainnya. 1 Byte dilambangkan dengan bilangan biner 8 bit. Jadi 1 byte = 8 bit. Byte dapat berisi angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Ada 256 macam karakter yang mungkin, yang diatur dalam tabel ASCII. Misalkan huruf A adalah '01000001', Z adalah '01011010'
Hertz (Hz) adalah satuan frekuensi, atau banyaknya sesuatu terjadi dalam satu detik. Gelombang diukur dalam Hertz, sehingga 50 Hz berarti gelombang tadi mengalami 50 siklus naik dan turun dalam 1 detik.
Dalam komputer, kecepatan sebuah prosesor menjalankan instruksi juga dihitung dalam Hertz, sehingga 100 Hz berarti prosesor itu mampu menjalankan 100 instruksi dalam 1 detik.

Lalu untuk angka yang sangat besar, dipakai awalan untuk melambangkan ribuan, jutaan, milyaran, dst. karena tidak praktis untuk menuliskan begitu banyak nol.
1 K (Kilo) = 1.000 x
1 M (Mega) = 1.000.000x
1 G (Giga) = 1.000.000.000x
Namun khusus untuk satuan bit dan byte, terkadang dipakai 1 K = 2 pangkat 10 = 1.024, bukan 1.000. Ini memang agak membingungkan karena berbagai pihak seringkali memakai standar yang berbeda untuk hal yang sama.
1 K (Kilo) = 1.024 x
1 M (Mega) = 1.024 x 1.024 = 1.048.576x
1 G (Giga) = 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.073.741.824x

Jadi sebuah prosesor 2,2 GHz (GigaHertz) berarti prosesor itu mampu menjalankan 2.200.000.000 (dua milyar dua ratus juta) instruksi dalam satu detiknya, dan sebuah file 315 KB berarti berisi 332.800 (315 x 1.024) byte atau karakter.

Kapasitas memori (RAM) dan kapasitas harddisk menggunakan satuan yang sama, yaitu MB (MegaByte) atau GB (GigaByte) meskipun keduanya menjalankan fungsi yang berbeda. Ini dikarenakan "benda" yang mereka simpan adalah sama, yaitu data. Bedanya memori hanya menyimpan sementara untuk segera diproses oleh prosesor dan akan hilang jika aliran listrik dimatikan, sedangkan harddisk menyimpan secara (relatif) permanen.

Sebuah fenomena yang cukup unik selalu terjadi dalam pengukuran kapasitas harddisk, dimana produsen memakai 1 GB = 1.000.000.000 B sementara sistem komputer menghitung 1 GB sebagai 1.073.741.824 B. Akibatnya kapasitas menurut komputer selalu lebih kecil dari kapasitas yang tertera. Misalkan pada sebuah harddisk 80GB, kapasitas penyimpanannya adalah 80 x 1.000.000.000 = 80.000.000.000 byte, sedang komputer akan menganggapnya = 80.000.000.000 / 1.073.741.824 = 74,505 GB.
Jadi jangan heran jika kita menjumlahkan semua kapasitas partisi sebuah harddisk, jumlah yang muncul lebih kecil dari kapasitas yang disebutkan dalam brosur penjualan.
(Bahkan seolah belum cukup membingungkan, kapasitas disket dan beberapa merk flashdisk diukur dengan 1MB = 1.024.000 B, sehingga 1GB adalah 1.024.000.000 B)

Lalu untuk kecepatan koneksi (jaringan LAN, internet, dsb), seringkali dipakai satuan bit per second atau bps (dengan cara ini angka kecepatan menjadi seolah-olah lebih besar dibanding jika dipakai satuan Byte per second atau Bps). Jika koneksi internet Anda berkecepatan 386 Kbps (huruf b kecil berarti bit) berarti koneksi itu maksimal dapat "mengalirkan" 395.264 bit (bilangan nol dan satu) tiap detiknya ke komputer Anda. Karena 1 byte = 8 bit, maka 386 Kbps = 48,25 KBps (perhatikan huruf B besar yang melambangkan Byte) atau 49.408 karakter per detik.
Mendownload sebuah file 315KB dengan koneksi itu akan memakan waktu 6,735 detik (waktu download sebenarnya akan sedikit lebih lama karena adanya header paket data dan kecepatan itu adalah kecepatan maksimal, bukan kecepatan aktual).

Minggu, 18 Agustus 2013

Tips MS DOS Perintah DIR

Walaupun sistem operasi Windows sudah dilengkapi dengan GUI (Graphical User Interface) tapi kadangkala kita masih membutuhkan…
Di bawah ini adalah beberapa tips mengenai perintah DIR pada MS DOS:

1. dir c:
Ini adalah perintah “dasar” yang digunakan untuk menampilkan file dan directory pada drive C.
2. dir c: d:
Digunakan untuk menampilkan file dan directory pada drive C dan D.
3. dir /b /s
Digunakan untuk menampilkan directory dan subdirectory dengan tampilan full path name.
4. dir /a
Digunakan untuk menampilkan semua file termasuk file system dan file yang tersembunyi (hidden).
Untuk menampilkan semua file yang ada di drive D gunakan perintah sbb: dir d: /a
5. dir /os
Digunakan untuk menampilkan file dan directory dengan urutan mulai dari file yang berukuran paling kecil sampai dengan file yang berukuran paling besar. Untuk membalik urutan Anda bisa menggunakan perintah: dir /o-s
Anda bisa mengganti parameter s pada perintah di atas dengan:
- n, perintahnya dir /on : urut nama
- e, perintahnya dir /oe: urut tipe file
- d, perintahnya dir /od: urut tanggal
6. dir /p
Untuk menampilkan file dan directory per “halaman”.

Untuk parameter lainnya dari perintah dir Anda dapat melihat help-nya dengan menuliskan: dir /?

Mengenal IP Command

Di bawah ini adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan jaringan. Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke MS DOS Prompt.
ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.
ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.
ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache
ipconfig /release
“Menghapus” semua koneksi IP Address.
ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.

ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.
ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.
ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID
control netconnections
Menampilkan Network Connection.
ping
Contoh: ping www.awan-berbagi.blogspot.com
Melakukan test koneksi ke situs www.klik-kanan.com. Semakin sedikit % loss-nya makan semakin baik koneksinya.
tracert
Menampilkan informasi IP Address route.
netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.
route
Menampilkan local route.

hostname
Menampilkan nama komputer.