Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2013

Beberapa Effect keren PhotoShop

Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
 BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP
Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
 BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP
Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
 BAB VI – EFEK KHUSUS PHOTOSHOP
Selamat mencoba...

Membuat Gambar Buku 3D dengan Photosho



Untuk Membuat gambar buku dengan 3 Dimensi sangatlah mudah dengan menggunakan Adobe Photoshop Cs. Mudah bukan berarti Instan, dalam merancang sesuatu yang menarik tentu dibutuhkan kesabaran. Dalam tutorial yang saya buat ini saya menganggap pengetahuan dasar sudah anda miliki.
Langkah-langkah:
1. Buatlah Kanvas dengan ukuran Width=29,7  cm dan Height=21 cm
2. Buatlah Kotak dengan menggunakan Rectangle Tools  dan warna coklat dengan kode warna 5d2204.
3. Setelah kotak dibuat Tambahkan Tulisan “Adobe Photoshop Cs4”
4. Kemudian tambahkan gambar pada kanvas.
5. Agar gambar menyatu dengan warna kanvas tambahkan efek layer, pilih Luminosity.
6. Tambahkan tulisan lain sehingga tampilannya seperti berikut:
7. Kemudian Group semua layer dengan cara blok semuar layer kemudian tekan CTRL G, setelah itu nama layer akan menjadi Group1
8. Tambahkanlah kotak untuk sisi kanan buku dengan menggunakan rectangle tools, kemudian tambahkan gambar dan tulisan, berikan juga efek layer Luminosity.
9. Kemudian Grouplah layer menjadi group 2, Maka pada kanvas akan terlihat sebagai berikut
10. Klik Layer Group 1, klik kanan pilih Merge group. Kemudian lakukan juga untuk layer group 2.Ingat!! Setelah layer dimerge tidak bisa diedit kembali.
11. Selanjutnya adalah melakukan transform untuk memiringkan gambar agar menjadi bentuk 3D, Klik layer Group 1, kemudian pilih menu EDIT, TRANFORM, Pilih SKEW, Draglah  kotak seleksi sehingga gambar menjadi miring.
12. Agar gambar menjadi buku tersusun, duplikatlah layer group2, lihat hasil akhir.

Semoga Bermanfaat...!!!

Membuat Gambar 3D Dengan Perpaduan Antara Photoshop dan Corel Draw

Langkah 1
Buka file baru di Photoshop dengan ukuran 1000 x 600 pixel. Kemudian pilih rectangle tool buat sebuah persegi panjang , kemudian edit > transform > skew, kita miringkan menjadi seperti gambar, yang nantinya akan kita jadikan sebagai lantai yang akan di tumbuhi rumput.
image
image
Langkah 2
Kemudian masukkan gambar rumput atau sebuah pemandangan yang ada padang rumputnya , bisa juga kita tanya dengan “om google” untuk dicarikan sebuah gambar padang rumput. Lalu atur ukuran gambarnya sampai menutupi persegi panjang yang kita miringkan tadi.
image
image
Langkah 3
Tahan CTRL + klik pada layer thumbnail yang berisi gambar persegi panjang sehingga didapatlah sebuah seleksi menyeluruh yang memenuhi objek yang ada pada layer tersebut. Pilih layer padang rumput dan berikan layer mask untuk menyembunyikan gambar selain area seleksi.
image
Dengan ctrl+klik pada layer thumbnail kita mendapatkan seleksi objek yang ada pada layer tersebut.
Langkah 4
Berikan layer mask pada layer padang rumput sehingga objek yang tidak terseleksi akan di sembunyikan atau di-masking oleh warna hitam, tanpa merusak gambar yang ada pada layer tersebut.
image
Langkah 5
Masih pada layer masking, gunakan brush tool pilih yang tipe rumput kemudian tekan “F5” untuk memunculkan pengaturan brush (BRUSHES). Hilangkan tanda centang pada other dynamics dan color dynamics, kemudian menggunakan warna putih pada foreground, kita tampilkan gambar rumputnya agar tampak lebih real pada sisi kiri dan atas.
image
image
Langkah 6
Untuk sisi kanan dan bawah, atur lagi BRUSHES (tekan F5) bagian shape dynamics rubah angel jitter menjadi 60% sehingga brush rumput nya ada yang menghadap ke bawah.
image
Langkah 7
Kemudian sapukan lagi brush di bagian kanan dan bawah. Dan jangan lupa gunakan foregroundwarna putih untuk menampilkan gambar dan warna hitam untuk menyembunyikan gambar/masking.
image
Langkah 8
Gerakkan gambar rumput agak ke atas. Kemudian masukkan gambar texture batu karang. Untuk teksture batu karang kamu bisa cari lewat Google. Selanjutnya pindahkan posisinya di bawah layer rumput kita tadi.
image
image
Langkah 9
Kemudian di masking lagi lalu gunakan brush type soft rounds dan sembunyikan bagian yang tidak perlu menggunakan warna hitam dan tampilkan bagian yang kita perlukan dengan warna putih sehingga menjadi seperti gambar.
image
image
Berikan layer style berupa drop shadow pada layer rumputnya agar tampak lebih nyata.
image
Langkah 10
Berikan warna gradient hitam dan pink pada layer background dan dengan type reflected lalu tarik secara diagonal.
image
Langkah 11
Karena di PalComTech juga di ajarkan CorelDraw, jadi kita buat 3D text nya di Corel X4 lalu buatartistic text bertuliskan “smile” gunakan jenis huruf “Gil sans ultra bold”. Blok tulisansmile tadi lalu tekan F11 untuk memberikan warna font pada text. Warna coklat tua pada “from” dan coklat muda pada “to” dengan type radial. Atau kalian bisa pakai warna kesukaan kamu.
image
Berikan efek 3D nya dengan “Extrude” lalu aturlah besarnya 3D sesuai selera.
image
Langkah 12
Pada bagian property bar “extrude” untuk color-nya gunakan color shading â€˜from’ putih ‘to’ coklat lalu atur extrude rotation sebagus mungkin agar lebih menonjolkan 3 Dimensinya.
image
image
Langkah 13
Kemudian Export pada menu File > Export lalu pilih type File PNG kemudian export lalu kita buka di photoshop dan pindahkan ke kanvas kerja kita.
image
image
Atur ukuran text tersebut lalu tempatkan posisinya di atas rumput lalu atur pewarna-an nya menggunakan Image > Adjusment > Hue/Saturation hidupkan tanda ‘Colorize’ lalu berikan nilai :
Hue > 282
Saturation > 73
Lightness > -5
Sehingga warna menjadi ungu atau boleh digunakan kreasi sendiri sebab seperti kata semua instruktur Desain bahwa “tidak ada yang namanya benar atau salah dalam sebuah desain yang ada hanya bagus dan tidak bagus”jadi untuk pewarnaan boleh sesuai selera juga.
image
Langkah 14
Atur posisi text kemudian duplicate layer gambar rumput tadi, hilangkan efek shadow lalu hapus bagian yang menutupi text dengan soft rounds brush dengan hitam sebagai foreground dan tampilkan menggunakan brush type rumput dengan warna putih sebagai foreground hingga jadi tampak nyata “Gito lho…..”
image
Boleh pakai gambar orang tersenyum atau foto kalian pribadi sebagai gambar latar.

Selesai,,,

Selamat Mencoba....!!!!

Shortcut Photoshop yang Sering Digunakan

Kali ini kita akan membahas mengenai keyboard shortcut yang sering digunakan dan harus dikuasai dalam menggunakan Photoshop. Dengan menggunakan shortcut-shortcut ini kita dapat mempercepat proses kerja dan akan sangat memudahkan kita dalam bekerja.

Sebenarnya banyak sekali keyboard shortcut dalam aplikasi Photoshop namun kita tidak perlu menguasai semuanya. Yang perlu kita kuasai hanya yang paling sering kita gunakan saja.
Beberapa shortcut yang wajib kita kuasai tersebut antara lain :
Ctrl + Z / Ctrl + Alt + Z
Merupakan shortcut dari Undo yang digunakan untuk membatalkan perintah. Ctrl + Z untuk membatalkan perintah terakhir sedangkan Ctrl + Alt + Z untuk membatalkan sampai dengan 10 perintah terakhir.
Ctrl + D
Shortcut yang digunakan untuk mematikan seleksi/selection.
Ctrl + C
Merupakan shortcut untuk meng-copy obyek.
Ctrl + X
Merupakan shortcut untuk meng-cut obyek.
Ctrl + V
Merupakan shortcut untuk mem-paste obyek yang telah di-copy/di-cut.
Spasi
Merupakan shortcut dari Hand Tool yang digunakan untuk menggeser tampilan. Kemudian apa bedanya dengan apabila kita menekan tombol H yang merupakan shortcut dari Hand Tool? Misalnya saja kita sedang aktif pada Pen Tool kemudian kita ingin menggeser posisi dari tampilan gambar kita dan kita menekan tombol H maka kita akan aktif pada Hand Tool dan bukan pada Pen Tool lagi. Sedangkan apabila kita menggunakan tombol Spasi maka kita akan berpindah sementara pada Hand Tool (selama kita menekan tombol Spasi) namun tetap saja kita aktif pada Pen Tool dan setelah kita tidak menekan tombol Spasi lagi kita akan kembali pada Pen Tool.
Ctrl + Spasi + Drag
Digunakan untuk membesarkan tampilan pada area yang di drag.
Ctrl + Spasi + Klik / Ctrl + Spasi + Alt + Klik
Digunakan untuk membesarkan/mengecilkan tampilan secara bertahap.
Ctrl + “+” / Ctrl + “-”
Digunakan untuk membesarkan/mengecilkan tampilan.
Ctrl + 0
Digunakan untuk melihat tampilan gambar 100%.
F
Digunakan untuk mengganti screen mode menjadi Full Screen Mode. Dengan menggunakan Full Screen Mode akan mempermudah proses kerja kita terutama bila kita melakukan zooming dan sebagainya.
Tab
Digunakan untuk menyembunyikan alat-alat meliputi Toolbox, Window Layers, dan sebagainya. Biasanya kita menggunakannya bersamaan dengan Full Screen Mode.
Tombol “[" atau "]“
Digunakan untuk memperbesar/memperkecil ukuran brush dengan cepat.
Shortcut-shortcut yang telah disebutkan diatas tidak mutlak harus anda kuasai namun seiring dengan kebutuhannya, nantinya anda akan sangat terbantu menggunakan shortcut-shortcut tersebut.

Semoga bermanfaat..!!!