Senin, 19 Agustus 2013

Hemat batere laptop

Masih dekat dengan artikel sebelum ini tentang batere laptop, disini saya ingin berbagi cara agar batere laptop dapat bertahan lebih lama saat digunakan sebelum habis dan harus diisi ulang. Anda tentu ingin dapat terus bekerja selama mungkin dalam perjalanan tanpa perlu mencari-cari colokan listrik, bukan?



1. Pilih power setting yang tepat
Semua OS modern (Windows XP, Windows Vista, Mac OS, Linux, dsb) dan beberapa merk laptop mempunyai fasilitas pengaturan daya otomatis. Pilihlah setting "Maximum Battery Life" atau semacamnya. Konsekuensinya tentu beberapa performa komputer dikurangi.

2. Display LCD
Di balik layar LCD selalu ada sebuah lampu yang berfungsi memberi cahaya agar tampilan dapat terlihat. Lampu yang disebut Backlight ini selalu menyala meskipun layar hanya menampilkan warna hitam saja. Ini merupakan pemakan daya terbesar setelah CPU / processor. Redupkan layar hingga tingkat yang masih nyaman untuk dilihat. Jika Anda hendak meninggalkan laptop sejenak, tak ada salahnya mematikan lampu backlight.

3. Optical Drive.
Untuk membaca atau menulis CD / DVD, piringan CD harus diputar hingga kecepatan tertentu. Ini memerlukan daya listrik yang cukup besar, sehingga akan cepat menghabiskan daya batere. Jika Anda ingin menggunakan CD saat bepergian, masukkan isinya ke harddisk. Gunakan program virtual drive (Daemon Tools, Alcohol 120%, MagicDisc, dsb) jika diperlukan. Konsumsi daya harddisk jauh lebih kecil daripada optical drive.
Untuk laptop yang sudah dilengkapi Blue-Ray drive, sedapat mungkin hindarkan penggunaan Blue-Ray karena alat ini terkenal "haus" daya, jauh lebih boros dibanding jenis optical drive lainnya karena menggunakan high-intensity laser dan proses decoding yang cukup berat.

4. External device dan wireless.
Cabut semua external device (PCMCIA card, ext. mouse, iPod, flashdisk, dsb) karena semua device itu memerlukan daya dan turut menghabiskan batere.
Matikan juga WiFi (WLAN) dan Bluetooth baik external maupun internal, karena meski tidak terkoneksi dengan jaringan atau device lain, Wifi dan Bluetooth selalu mencari jaringan atau device didekatnya dengan memancarkan sinyal radio.

5. USB 1.1
Kecuali Anda memerlukannya, matikan USB versi 1.1 karena ia akan terus-menerus melakukan bus polling meskipun tidak ada device apapun yang terkoneksi dengannya.
Untuk pengguna Linux: rmmod uhci_hcd
Konsekuensinya kadang ada internal Bluetooth dan finger-print reader yang masih menggunakan USB 1.1 sehingga tidak dapat berfungsi.

6. Kurangi beban pekerjaan komputer
Semua tugas yang Anda bebankan ke komputer akan memerlukan daya untuk mengerjakannya. Jika komputer diberi pekerjaan lebih, ia juga akan memerlukan daya lebih, yang sebagian akan diubah menjadi panas. Untuk membuang panas, kipas pendingin akan bekerja. Kipas juga digerakkan oleh daya batere. Dua kali boros.
Pekerjaan "pasif" seperti membaca email atau mengetik jauh lebih ringan ketimbang menonton DVD atau game.
Hindarkan menggunakan program yang menggunakan grafik yang berat (game 3D, fitur Aero Glass pada Windows Vista, dsb) dan jika mungkin, kurangi resolusi layar.
Multitasking (beberapa file atau program dalam keadaan terbuka dalam waktu yang sama) yang berlebihan juga akan membebani komputer.

7. Background process
Matikan atau setidaknya kurangi proses yang berjalan "dibelakang layar". Anti-virus yang mencari update terbaru atau scan otomatis, Sidebar pada Windows Vista, Scheduled Task, dsb akan membuat komputer bekerja lebih keras dari biasanya, dan otomatis menggunakan daya ekstra. Belum lagi jika processor harus bekerja (meski ringan) tiap beberapa detik, ia tidak dapat masuk ke mode yang hemat energi.
Matikan atau perpanjang jangka waktu autosave (seperti dalam Word atau Excel) karena menyimpan file setiap dua-tiga menit akan memerlukan daya cukup banyak.

8. Jika ada dana, tambahkan memory (RAM)
Jika OS bekerja dalam komputer yang hanya memiliki sedikit memori, ia akan menggunakan harddisk sebagai media penyimpan sementara. Fitur ini disebut virtual memory atau swap file. Karena harddisk menggunakan daya lebih besar daripada keping memori, ini akan menghabiskan daya batere lebih cepat. Ini akan lebih signifikan jika Anda menjalankan program yang banyak memerlukan memori.

9. Jika memungkinkan, pilih laptop yang efisien.
Processor yang berlabel "M" atau "Mobile" berarti telah dirancang agar hanya mengkonsumsi daya lebih hemat dibanding processor biasa (yang sebetulnya dirancang untuk komputer desktop yang tidak menggunakan batere).
Laptop baru juga biasanya selalu diproduksi dengan graphic card, batere dan komponen lain yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Baru-baru ini HP mengeluarkan laptop yang diklaim mampu bertahan 24 jam tanpa isi ulang.

Ada aplikasi yang menarik di http://www.batteryinfo.de.vu berupa program yang bukan saja memonitor kondisi batere, tapi juga mengukur besarnya daya yang sedang diambil dari batere (dalam satuan Watt). Saya tidak tahu seberapa akurat pengukuran kebutuhan daya itu, tetapi program ini dapat digunakan sebagai patokan dalam mengurangi penggunaan daya komputer.
Bagaimana cara Anda?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar